Ketika Pertamina Kehilangan Rasa Peduli

Jalanan ini menghubungkan beberapa desa di Kecamatan Kroya Kabupaten Indramayu. Ratusan siswa dari beberapa sekolah seperti SMP Negeri 1 Kroya, dan SMA Negeri 1 Kroya Kabupaten Indramayu melalui jalanan ini. Begitu juga dengan masyarakat umum banyak yang menggunakan jalan ini, termasuk kendaraan berat milik Pertamina.

Tapi anehnya jalan utama yang menghubungkan kecamatan Gabuswetan, Kroya dan Gantar selama bertahun-tahun yang kondisinya rusak parah ini belum juga diperbaiki. Padahal jalanan ini sering digunakan kendaraan Pertamina yang mengecek kondisi kilang minyak di daerah Kroya Kabupaten Indramayu.

Bila hujan tiba kondisi jalan ini seperti kubangan lumpur besar yang bisa membahayakan keselamatan pengendara baik sepeda motor maupun mobil. Bahkan sering terjadi kecelakaan karena banyak pengendara jalan yang berebut jalan yang rata.

Pertamina sebagai badan usaha milik negara yang notabenenya mengeruk kekayaan alam Indramayu ini, bahkan Indramayu bisa dibilang sebagai salah satu kabupaten penghasil minyak bumi terbesar di Indonesia, sepertinya tidak peduli dengan kondisi jalan yang ada di sekitar pengeboran minyaknya. Begitu juga dengan pemerintah setempat dalam hal ini bina marga belum menyentuh jalan ini yang kondisinya rusak parah ini.

Akibat dari kondisi jalan yang rusak seperti ini, banyak pelajar yang sedang mengikuti Ujian Nasional terlambat karena harus hati-hati saat mengendarai sepeda, sepeda motor, atau naik angkutan pedesaan karena kondisi jalannya berlubang, apalagi setelah diguyur hujan maka jalanan seperti kubangan kerbau.

Begitu pula dengan guru atau pengawas yang ditugaskan untuk mengawas Ujian Nasional. Ada beberapa yang harus datang lebih pagi karena sudah tahu kondisi jalanan yang rusak parah. Ini sungguh sebuah ironi dimana kabupaten Indramayu ini kaya akan minyak bumi, tetapi jalan yang rusak parah bahkan dihadapan perusahaan minyak buminya sendiri pun tutup mata tutup telinga.

Dimana CSR (Corporate Social Responsibility) Pertamina yang katanya peduli dengan masyarakat sekitar. Jangankan memberi bantuan kepada rakyat yang tidak mampu, jalanan yang setiap hari digunakan untuk masyarakat umum dan karyawannya saja dibiarkan seperti kubangan kerbau.



0 komentar:

Posting Komentar

Share

Twitter Delicious Facebook Digg Stumbleupon Favorites More